Breaking News
Loading...
Jumat, 15 November 2013

Info Post
Harga: Rp1.799.000,00

Ini merupakan smartphone kedua yang diluncurkan Innos dalam penjualan paket bersama operator Smartfren. Sebelumnya, vendor asal Cina ini telah menghadirkan Smartfren Andromax U, atau dalam kode produksinya sebagai Innos i6c. Di produk kedua ini, smartphone diberi label Innos AD682J Smartfren Andromax T. Smartphone ini hadir dengan sejumlah penyempurnaan yang cukup menarik untuk disimak. 
Smartfren bisa jadi merupakan operator dengan produk bundling smartphone tersukses di tanah air. Guna mempertahankan posisinya, Smartfren pun melengkapi rangkaian smartphone Andromax-nya dengan meluncurkan seri T.

Desain

125x60x7.8mm|109 gram| full touchscreen| material plastik| port audio 3.5 mm, port micro USB; tombol power/lock; lubang mic; volume rocker (sekeliling ponsel dari sisi atas)| 3 tombol kapasitif di bawah layar (menu, home dan back)

Dari sisi desain, Andromax T (thin) dijamin bisa membetot bagi mata awam yang melihatnya. Smartphone ini punya rancangan elegan tapi terkesan minimalis. Andromax T punya ketebalan body tertipis dikelas Andromax, yaitu hanya 7,8 mm.  Sementara dimensi keseluruhannya 125 x 60 x 7,8 mm  dengan berat 109 gram. Soal bobot juga menjadi yang teringan di kelas Android keluarga Smartfren Andromax. Sisi ergonomis nampak diperlihatkan ketika gadget ini sangat nyaman ketika digenggam. Terasa mantap pula dengan adopsi material plastik dof pada back cover.

Back cover didesain menyatu hingga sisi-sisi ponsel memberi kesan seolah ponsel ini berdesain unibody. Namun sebenarnya bagian ini bisa dibuka untuk memberi pengguna akses menuju slot kartu RUIM, SIM dan kartu memori mircoSD.

Smartfren Andromax T mengusung jenis layar IPS (In Plane Switching) capacitive dengan kedalaman 16 juta warna. Kualitas layar dipertajam lagi dengan asupan teknologi OGS (one glass touch screen) dengan qHD (high definition). Menjadikan citra layar cukup tajam, tidak beda jauh dengan standar yang diadopsi pada iPhone. Bentang ukuran layarnya 4.3 inchi dengan resolusi 540x960 pixels. Bukti kualitas yang baik pada layar terlihat dari level pixel pada layar yang mencapai 240 ppi (pixel per inch).

Meski hanya tersedia dalam pilihan warna hitam dan putih, Smartfren menyediakan pilihan casing backdoor warna-warni yang bisa dibeli secara terpisah.

Antarmuka
Seperti ponsel-ponsel Andromax sebelumnya, bagian antarmuka tidak terlalu disentuh oleh Smartfren sehingga tampilannya identik standar Android saja. Andromax T menggunakan Android JellyBean 4.1 sehingga di bagian lockscreen tidak terdapat fitur widget. Slider di lockscreen memiliki tiga buah fungsi yaitu sebagai jalan pintas ke kamera, Google Now, dan membuka layar. Homescreen hadir dengan kehadiran 5 buah homescreen yang jumlahnya tetap dimana dalam kondisi default terlihat kosong tidak terdapat widget apapun hanya bar Google Search.

Jendela notifikasi hadir dengan cukup banyak toggle untuk beragam pengaturan. Jika diperhatikan bagian kanan atas jendela notifikasi selai terdapat jalan pintas ke menu setting, terdapat juga simbol panah yang akan menampilkan task manager simpel. Masuk ke drawer apps jajaran ikon aplikasi tersusun dalam formasi 5 x 4 dengan latar belakang hitam solid, dan juga terdapat tab widget selain apps sebagai akses untuk menaruhnya di homescreen layaknya Android stok. Antarmuka Andromax T ini juga bisa dioperasikan dalam orientasi landscape.

Contacts dan Messaging
Satu hal yang menonjol di bagian Contacts adalah antara contacts dan dial pad tidak menjadi satu bagian, melainkan menjadi dua aplikasi terpisah. Memang di bagian contact anda bisa langsung membuat panggilan, begitu juga dari dial pad namun kami merasa adanya redundansi dimana akan lebih baik jika kedua aplikasi ini menjadi satu saja. Tampilan Contacts standar Android, sedangkan dial pad lebih informatif dan fungsional karena terdapat informasi history log.

Layanan perpesanan hadir standar dan simpel, sehingga mudah digunakan. Tampilan percakapan akan ditampilkan dengan mode thread. Dalam mengkomposisi pesan juga dapat dilakukkan dengan baik dengan kemampuan mengirim MMS.

Kamera
Andromax T memiliki dua kamera yang terletak di depan beresolusi 2MP dan kamera belakang yang beresolusi 8MP autofokus dilengkapi LED flash. Antarmuka kamera ini standar Android Jellybean 4.1, dimana memiliki pilihan pengaturan yang banyak dan detil. Kamera ini mendukung fitur fokus sentuh.



Untuk dalam ruangan kamera ini mampu mengambil objek dengan baik dimana hasil terlihat terang dan minim noise dan anda dapat memanfaatkan LED flash untuk mengambil gambar di kondisi redup.


Untuk luar ruangan hasil terlihat tajam dan detil. Hanya saja baik untuk dalam dan luar ruangan komposisi warna terlihat kurang natural cenderung pucat.

Perekaman Video
Kamera belakang di Andromax T mampu melakukan perekaman HD 720p. Antarmukanya juga standar Android. Selain anda bisa menentukan fokus saat melakukan perekaman video, anda juga dapat sekaligus mengambil gambar dimana ukurannya menyesuaikan resolusi video. Sayangnya saat melakukan perekaman fokus agak sulit terkunci sehingga kamera sering mengatur fokus sendiri secara terus menerus. Untuk durasi dibatasi maksimal hanya 30 menit saja. Hasil akan disimpan dalam format 3GP.


Multimedia
Kumpulan foto dan video disortir berdasarkan Album dalam kondisi default dan bisa juga diubah berdasarkan Locations, dan Times. Di pojok kanan atas disediakan shortcut berupa tombol kamera untuk akses cepat. Saat masuk ke salah satu album, di pojok kanan atas terdapat tombol Play untuk membuka foto secara slide show otomatis.


Untuk pemutar musik, Smartfren Andromax T menggunakan aplikasi pemutar musik bawaan Android bukan Google Play Music. Koleksi lagu terbagi dalam empat kategori seperti Artist, Albums, Songs, dan Playlists. Anda juga bisa membuat Playlist sendiri dengan pilihan lagu sesuai selera. Disamping itu, disediakan pula Equalizer yang bisa mengatur efek keluaran suara. Output suara melalui speaker terdengar pecah dan nyaring saat diatur ke posisi maksimal.

Selain melalui gallery konten video juga bisa diputar melalui aplikasi terdedikasi yang pada akhirnya juga menggunakan pemutar video yang sama seperti di gallery. Sekali lagi Smartfren tidak memberikan GPU yang mumpuni di ponsel Andromax keluarannya, dimana hanya menggunakan GPU Adreno 203. Oleh sebab itu untuk video beresolusi HD 720p cukup pilih-pilih dan video FullHD 1080p hanya akan menampilkan gambar yang patah-patah. Untuk ragam format video yang diputar cukup beragam, tercatat MP4, 3GP, AVI, M4V, MKV yang dapat diputar. Sangat disayangkan karena dengan kualitas layar yang bagus dan resolusi qHD, akan lebih menyenangkan jika dapat memutar video dengan resolusi HD.

Hiburan alternatif Radio FM masih hadir, dimana anda harus mencolokkan headset terlebih dahulu yang berfungsi sekaligus sebagai antena, baru dapat menikmati fitur ini.

Browser
Hanya terdapat browser Chrome saat kondisi default tentunya tidak perlu diragukan lagi performa dari browser ini. Anda dapat melakukan multitab hingga tak terbatas semampunya perangkat, dan konten flash dapat diputar dengan baik (memutar konten video dari YouTube versi desktop).


Untuk skor tes HTML 5, browser ini mendapat skor 434 dengan 11 poin bonus. Sedangkan untuk Sunspider mendapat skor 1652.0m/s.

Konektivitas
Andromax T berjalan di jaringan CDMA 2000 1x EVDO REV. A 800 MHz dan GSM 900/1800 MHz. Tentunya ponsel ini mendukung sistem Dual On. Untuk internetan ngebut anda diharuskan menggunakan konektivitas Smartfren karena GSM hanya mampu berjalan di GPRS. Urusan konektivitas lokal terdapat WiFi, Bluetooth v3.0, microUSB v2.0, A-GPS dan dukungan kartu memori microSD hingga 32GB.



Benchmark
  • Quadrant Standart: 4660 poin
  • AnTuTu: 11240 poin
  • NenaMark2: 35.5 fps
  • Multitouch Tester: maksimal 5 sentuhan
Baterai
Andromax T diberi baterai berjenis Lithium Ion dengan kapasitas 1600 mAh. Saat kami mencoba untuk memutar video format AVI resolusi VGA sekitar 40 menit dengan keterangan layar otomatis serta sinyal WiFi, GSM dan sinyal CDMA aktif, baterai ponsel berkurang 6% dari kondisi 100%. Jadi jika terus menerus digunakan untuk memutar video Andromax T dapat bertahan hingga 11 jam 6 menit (variatif tergantung kalibrasi baterai). Jika untuk penggunaan normal dengan paket internet seluler aktif, kami dapat katakan ponsel akan bertahan sekitar +-10 jam (tergantung intensitas penggunaan dan kondisi jaringan).


Kesimpulan
Sebenarnya tidak jauh perbedaan antara Andromax T dan Andromax U Limited Edition. Kedua ponsel ini memiliki spesifikasi hardware yang boleh dikatakan serupa, hanya saja ukuran layar dan bentuk yang berbeda. Begitu juga dengan sistem operasi yang sama-sama berjalan di Android JellyBean 4.1, dimana membuat tampilan antarmuka hampir serupa. Yang membuat Andromax T lebih unggul adalah kualitas layar yang lebih baik di bidang pewarnaan lebih natural.
Kelebihan
  • Spesifikasi dan performa yang mumpuni dengan harga terjangkau
  • Layar berkualitas baik
  • Bentuk ramping
Kekurangan
  • GPU yang ketinggalan jaman
  • Masalah fokus saat perekaman video
Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.

0 komentar:

Posting Komentar